Algoritma Pemrograman1-2

Pada umumnya, program komputer bekerja dengan memanipulasi objek (data) didalam memory. Objek yang akan diprogram bermacam-macam jenis atau tipenya, misalnya bilangan, karakter, string, dan rekaman (record). Suatu tipe menyatakan pola penyajian data dalam komputer. Kita harus mendefinisikan tipe data yang dapat diprogramkan dengan komputer. Mendefinisikan tipe data berarti :

  1. Menentukan nama tipe data itu
  2. Mendefinisikan ranah (domain) nilai yang dapat dipunyai oleh nama tersebut
  3. Perjanjian tentang cara menulis tetapan (constanta) bertipe tersebut
  4. Operator yang dapat dioperasikan terhadap objek bertipe tersebut

Tipe data dapat dikelompokkan menjadi 2 macam yakni : tipe data dasar dan tipe bentukan. Tipe data dasar adalah tipe data yang langsung dapat dipakai, sedangkan tipe data bentukan dibentuk dari tipe dasar atau dari tipe bentukan lain yang sudah didefinisikan.

Tipe Dasar

Yang termasuk kedalam tipe dasar adalah :

  1. Bilangan logik (boolean)
  2. Bilangan bulat :
  3. Bilangan riil, dan
  4. Karakter

Bilangan Logik

Bilangan logik dinamakan juga boolean (dari ilmuwan matematika Robert Boole). Bilangan logik hanya mengenal dua nilai, yakni : true (1) atau false (0).

Tipe bilangan logik didefinisikan sebagai berikut :

Nama  : boolean

Ranah  : true, false

Tetapan  : true, false

Operator  : not, and, or, xor

Hasil operasi bilangan logik juga menghasilkan bilangan logik

Bilangan Bulat

Bilangan bulat atau integer adalah bilangan yang tidak mengandung pecahan desimal, misalnya : 0, 4, 20, 56, 75 dsb.

Tipe bilangan bulat  didefinisikan sebagai berikut :

Nama  : integer

Ranah  : I

Tetapan  : 78  -14  7654   0   5  9991

Operator  : (a) Operator matematika

+   (tambah)

–   (kurang)

*    (kali)

div   (bagi)

mod   (sisa hasil bagi)

Contoh :

3 + 10  hasil  : 13

87 – 11  hasil  : 76

5  * 10  hasil  : 50

10 div 3  hasil  : 3

10 mod 3  hasil  : 1

Operator  : (b) Operator relasional/perbandingan

<   (lebih kecil)

≤   (lebih kecil atau sama dengan)

>  (lebih besar)

≥   (lebih besar atau sama dengan)

=   (sama dengan)

≠   (tidak sama dengan)

Contoh :

3  <  8  hasil : true

75 > 100  hasil : false

9 ≤  45  hasil : true

17 = 17  hasil : true

98 ≠   25  hasil : true

Bilangan Riil

Tipe bilangan riil  didefinisikan sebagai berikut :

Nama  : Real

Ranah  : R

Tetapan  : 0.  18.  23.1  0.333  9E-6   -3.0085

Operator  : (a) Operator matematika

+   (tambah)

–   (kurang)

*    (kali)

/  (bagi)

Contoh :

3.6 + 2.3  hasil  : 5.9

8.0 – 2.8  hasil  : 5.2

10/3  hasil  : 3.333..

7.2 * 0.5  hasil  : 3.6

Operator  : (b) Operator relasional/perbandingan

<   (lebih kecil)

≤   (lebih kecil atau sama dengan)

>  (lebih besar)

≥    (lebih besar atau sama dengan)

≠   (sama dengan)

Contoh :

0.03  <  0.3  hasil : false

8.0   ≥  5.0  hasil : true

3.0   ≠  3.5  hasil : true

Karakter

Tipe karakter didefinisikan sebagai berikut :

Nama  : char

Ranah  : (‘0’, ‘1’, .. , ‘9’, ‘a’, ‘b’, .. , ‘z’, ‘A’, ‘B’, .. , ‘Z’, ‘ ‘, ‘.’,

‘’#’, ‘@’, dan karakter khusus lainnya)

Tetapan  : ‘a’  ‘Y’  ‘-’  ‘ ‘   ‘9’  ‘$’

Operator  : Operator relasional/perbandingan

=   (sama dengan)

≠  (tidak sama dengan)

<   (lebih kecil)

≤   (lebih kecil atau sama dengan)

>  (lebih besar)

≥    (lebih besar atau sama dengan)

Contoh :

‘a’   =  ‘a’  hasil : true

‘T’   =  ‘t’  hasil : false

‘y’   ≠  ‘Y’  hasil : true

‘Q’  >  ‘Z’  hasil : false

‘m’  <  ‘z’  hasil : true

Tipe Bentukan

Tipe bentukan dibentuk dari beberapa elemen yang bertipe dasar atau dari tipe bentukan lain yang sudah didefinisikan sebelumnya. Tipe bentukan disebut juga dengan tipe terstruktur. Tipe bentukan diberi nama oleh pemrograman.

Ada dua jenis tipe bentukan, yakni String dan Rekaman (record)

  • String

String adalah deretan karakter dengan panjang tertentu.

Tipe string didefinisikan sebagai berikut :

Nama  : string

Ranah  : deretan karakter yang didefinisikan pada ranah

karakter

Tetapan  : ‘BANDUNG’   ‘Ganesha’  ‘Jurusan Sistem

Komputer’  ‘ABC 7865’

Semua tetapan string harus diapit oleh tanda petik tunggal

  • Rekaman

Sebuah rekaman disusun oleh satu atau lebih field. Tiap field berisi data dari tipe dasar tertentu atau tipe bentukan lain yang sudah didefinisikan sebelumnya. Nama rekaman ditentukan oleh pemrogram. Sebuah rekaman dengan tiga field dapat digambarkan sbb :

field 1       field 2                    field 3

Berikut adalah contoh beberapa cara untuk mendefinisikan tipe data rekaman :

1.Didefinisikan tipe bentukan yang menyatakan data mahasiswa yang terdiri atas NIM, nama dan usia. Misalkan tipe bentukan ini diberi nama MHS. Cara mendefinisikan adalah :

Type MHS : record <NIM : integer, nama : string, usia : integer>

Jika dideklarasikan M adalah peubah bertipe MHS, maka cara mengacu tiap field  pada rekaman M adalah :

M.NIM

M.nama

M.usia

Nama  : MHS

Ranah  : sesuai dengan ranah masing-masing field

Tetapan  : <0910453084, ‘Samurya Rahmadhoni’,19>

<0910453058, ‘Hafis Fajri’, 18>

Operator  :  Tidak ada operator untuk MHS tetapi kita dapat melakukan :

– operasi integer  terhadap MHS.NIM

– operasi string pada MHS.nama

– operasi integer pada usia

huahm…. karena sudah malam dan saya sudah mulai mengantuk, saya lampirkan file yang lebih rapi-nya disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s